Silakan bertanya apapun, kami siap membantu | https://bisnisagus.com

Hai, ada yang bisa saya bantu ?



Dropship Kelebihan dan kekurangan bisnis dropship

Published on April 2nd, 2019 | by admin

0

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship Yang Harus Anda Ketahui

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship – Bisnis dropship merupakan salah satu jenis bisnis yang menjadi primadona oleh para pelaku bisnis online shop. Khususnya bagi mereka yang memiliki modal kecil atau waktu yang terbatas biasanya lebih cocok untuk menjalankan bisnis yang satu ini. Mengapa ? Karena para mereka tidak ingin mengambil banyak resiko dengan membeli dan menyetok barang dagangannya di gudang.

Di samping itu, cara kerja dalam bisnis dropship ini sangat mudah yaitu dropshipper hanya mencari pemasok barang, melakukan pemasaran produk dari supplier dan mendapatkan keuntungan dari hasil transaksi yang berhasil dilakukan.

Namun, ternyata bisnis dropship ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang harus Anda ketahui. Bagi Anda yang sedang ingin mencoba memulai bisnis dropship, mungkin Anda bisa mempertimbangkan beberapa kelebihan dan kekurangan dari bisnis dropship berikut ini :

Kelebihan Bisnis Dropship

  • Tidak Ada Resiko Barang Tidak Laku

Dalam bisnis ini, resiko barang menumpuk karena tidak laku hampir tidak ada karena dropshipper dibantu oleh pemasok untuk menyediakan stok barang yang akan dijual sehingga resiko kerugian bisa di minimalisir.

  • Tidak Perlu Modal Awal

Sistem yang diterapkan dalam bisnis ini tergolong sangat menguntungkan bagi para pelaku dropship karena tidak perlu mengeluarkan modal awal untuk membeli dan kulakan barang. Bahkan bisa di katakan bahwa bisnis dropship sama dengan bisnis dengan modal minim.

Bisnis ini sangat cocok buat Anda yang tidak memiliki modal besar. Cukup bermodal media sosial dan pulsa tentunya untuk mempromosikan dan menjalin komunikasi dengan calon buyer.

  • Tidak Dibebani Ongkos Kirim

Ketika kulakan barang, para pedagang biasanya harus menanggung biaya pengiriman. Namun dalam bisnis ini Anda tidak perlu mengeluarkan biaya ongkos kirim dan repot – repot melakukan packing pesanan. Pasalnya semua itu sudah dilakukan oleh supplier. Jadi Anda tinggal duduk manis beriklan dan melayani pesanan

  • Praktis

Bisnis dropship juga bisa di katakan bisnis yang praktis. Karena tidak memiliki produk secara fisik, para dropshipper tidak perlu repot – repot memikirkan perencanaan bisnis yang rumit, memakan waktu, dan menghabiskan tenaga. Dropshipper tidak akan direpotkan dengan berbagai masalah yang sering dialami oleh pelaku bisnis online meliputi penyimpanan, packing, dan pengiriman produk.

Anda tinggal copy paste produk beserta keterangannya ke toko online Anda, lalu iklankan/promosikan. Lalu, ketika ada pembeli/buyer Anda tinggal menghubungi supplier. Kemudian supplier akan mengirimkan produk tersebut ke alamat si buyer dengan nama pengirim adalah nama Anda. Semua proses adalah tanggung jawab supplier.

  • Tidak Perlu Mengeluarkan Biaya Operasional

Para pemilik bisnis tentu wajib menanggung biaya operasional meliputi biaya karyawan, biaya listrik, biaya produksi, dan lain sebagainya. Namun hal ini tidak akan dirasakan oleh para dropshipper. Anda tidak perlu menanggung biaya tersebut untuk menjalankan bisnis Anda karena tugas utama Anda hanya memasarkan produk.

  • Fleksibel

Karena bisnis dropship sangat praktis dan Anda hanya tinggal memasarkan produk orang lain, maka bisnis dropship dapat Anda lakukan kapan pun dan dimana pun selama ada koneksi jaringan internet. Komunikasi dengan pembeli dan supplier juga tetap dapat terjalin walaupun dropshipper dikerjakan secara mobile

  • Dapat Menjual Beberapa Produk Sekaligus

Karena tidak perlu kulakan barang untuk dijadikan stok, Anda dapat menawarkan lebih dari satu produk kepada pembeli. Anda dapat menjalin kerjasama dengan beberapa supplier sekaligus untuk memasarkan produk – produk mereka di satu toko online. Bahkan walaupun jenis produk yang ditawarkan oleh masing – masing supplier berbeda – beda, Anda tetap dapat menjualnya di situs yang sama.

Kekurangan Bisnis Dropship

Yang namanya bisnis, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada bisnis yang hanya memiliki kelebihan saja, pasti ada kekurangan dalam bisnis tersebut. Sama halnya dengan bisnis dropship. Ada beberapa kelemahan dari bisnis dropship ini yang harus Anda ketahui sebelum memulainya. Berikut kekurangan dari bisnis dropship :

  • Konsumen Membeli Banyak Produk Dari Produsen yang Berbeda-beda

Ketika dropshipper menjual beberapa barang dari pemasok yang berbeda – beda dan konsumen membeli beberapa produk sekaligus dari supplier berbeda, konsumen akan dibebani dengan biaya pengiriman yang cukup besar. Hal ini tentu membuat dropshipper kesulitan untuk menjelaskan kepada konsumen mengapa produk yang dipesan dikirimkan secara terpisah dan perlu beberapa ongkos kirim sekaligus.

  • Keuntungan Sedikit alias Kecil

Para dropshipper hanya memperoleh keuntungan yang sedikit alias kecil dari hasil penjualan suatu produk. Memang bisa saja Anda menaikkan harga yang lebih tinggi dari harga supplier. Tapi tentu saja ini sangat beresiko tinggi karena akan merusak kepercayaan konsumen kepada Anda.

Di samping itu, pihak supplier juga melakukan pemasaran sendiri secara langsung untuk produknya. Oleh sebab itu, dropshipper akan kesulitan jika menentukan harga jual yang terlalu tinggi dibandingkan harga jual yang ditawarkan oleh pihak supplier.

  • Informasi Stok Barang Tidak Update

Karena dropshipper tidak secara langsung memegang produk yang ditawarkan, informasi terbaru tentang ketersediaan produk tidak bisa dipantau secara intens. Kadang produk yang ditawarkan oleh dropshipper ternyata telah terjual melalui dropshipper yang lain. Jadi dropshipper kesulitan melakukan sinkronisasi data ketersediaan produk

  • Tidak Tahu Kualitas Produk yang Sebenarnya

Menurut saya ini adalah kekurangan dari bisnis dropship yang paling utama. Karena barang ada di supplier, kemungkinan Anda tidak mengetahui bagaimana kualitas dari produk yang Anda jual. Bahkan, salah satu kendala bisnis dengan sistem dropship adalah saat calon pembeli bertanya mengenai spesifikasi detail dari produk yang ditawarkan oleh dropshipper.

Pasalnya kebanyakan dropshipper biasanya hanya mengetahui informasi produk berdasarkan gambar dan deskripsi yang diberikan oleh supplier. Ketidakmampuan dropshipper dalam menjawab pertanyaan mengenai produk ini akhirnya akan menurunkan minat konsumen untuk membeli

  • Bertanggung Jawab Atas Kesalahan Supplier

Dalam Bisnis dropship ini, seorang dropshipper harus siap menjadi ‘tameng’ dan resiko dari supplier. Pasalnya mereka yang langsung berhubungan dengan konsumen. Jadi dropshipper harus bertanggung jawab jika supplier melakukan kesalahan, misalnya barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan pesanan, barang yang dikirimkan cacat, atau pengirimannya mengalami keterlambatan.

Semua kekurangan-kekurangan di atas mewajibkan Anda untuk siap dan tahan mental menghadapi komplain dari customer. Setiap customer tentu menginginkan dan mengharapkan barang yang di pesannya cepat sampai dalam kondisi bagus. Tapi jika Anda berada di posisi sebagai dropship, bisa saja hal ini sedikit sulit Anda lakukan.

Makanya, saran saya jangan terlalu lama berkecimpung di bisnis dropship. Usahakan sebisa mungkin untuk menyisihkan sebagian keuntungan Anda untuk membeli produknya langsung dari supplier, sehingga Anda bisa memantau stok dan kondisi produk Anda sendiri. Tapi itu nanti, ketika semua sistem pemasaran Anda sudah berjalan. Sehingga fokus Anda tidak terpecah-pecah antara marketing dengan produk.

Demikianlah artikel ini saya buat, semoga bermanfaat untuk Anda. Jika Anda memutuskan menjadi pebisnis dengan sistem dropship maka pastikan supplier Anda adalah orang yang  jujur dan profesional. Jadi Anda bisa berjualan dengan tenang tanpa khawatir barang tidak sesuai dengan pesanan customer Anda.

Tags: , , , ,


About the Author



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑